SIKAP GEREJA KATOLIK TERHADAP BERBAGAI AGAMA DALAM DEKLARASI NOSTRA AETATE DAN APLIKASINYA BAGI DIALOG ANTARAGAMA DI INDONESIA

Authors

  • Yohanes Elsoin STPAK St. Yohanes Penginjil Ambon

Keywords:

Gereja, Nostra Aetate, agama, pluralisme dan dialog

Abstract

“Agamaku adalah agamaku, dan agamamu adalah agamamu”. Ungkapan ini mau mengatakan pluralisme kehidupan beragama adalah sebuah keniscayaan. Itulah sebabnya yang hendak ditekankan adalah toleransi dan saling pengharagaan yang tinggi antar kehidupan umat beragama. Perlu adanya dialog yang dapat membuat orang untuk mencintai agamanya, tapi juga mencintai dan menghargai agama orang lain. Gereja Katolik sejak awal telah berusaha untuk menunjukan sikap toleransi demgan umat beragama lain. Hal itu nampak secara nyata dalam deklarasi Nostra Aetate, sebuah dokumen Gereja yang dikeluarkan oleh Konsili Vatikan II, yang berbicara khusus tentang hubungan Gereja dengan agama-agama lain. Gereja menyadari bahwa ia tidak bereksistensi sendiri di dunia ini. Itulah sebabnya Gereja membuka diri untuk mau berdialog dengan agama lain. Gereja sungguh mengakui juga kebenaran kebanaran yang ada dalam agama lain, yang atas salah satu cara menghantar umat manusia untuk menemukan Allah.

Downloads

Published

2017-12-01

How to Cite

Elsoin, Yohanes. 2017. “SIKAP GEREJA KATOLIK TERHADAP BERBAGAI AGAMA DALAM DEKLARASI NOSTRA AETATE DAN APLIKASINYA BAGI DIALOG ANTARAGAMA DI INDONESIA”. Logos : Jurnal Pendidikan, Katekese, Dan Pastoral 6 (2):24-33. https://ejournal-stpakambon.id/index.php/JL/article/view/105.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.