MERAYAKAN KEBHINEKAAN DALAM KONTEKS KOTA AMBON
Keywords:
Bhineka, Prasangka, Stereotip, Jarak Sosial, KonflikAbstract
Tulisan ini adalah usaha untuk menjawab krtitikan bahwa damai di Kota Ambon baru pada level seremonial. Apakah faktanya memang demikian? Apakah bukan justru sebaliknya, kegiatan dan perayaan keagamaan, yang telah melibatkan bagitu banyak orang dari komunitas agama yang berbeda telah menunjukkan betapa majunya kerukunan dan kedamaian di Kota Ambon dan Maluku? Dengan memanfaatkan studi literatur dan memperlihatkan apa yang terjadi di Kota Ambon, diperlihatkan bahwa kegiatan dan upacara keagamaan dapat menjadi sarana perjumpaan antar komunitas-komunitas yang berbeda agama.